jump to navigation

Doa – Sebuah Renungan May 14, 2009

Posted by khilafaharmy in Tsaqafah Islam.
trackback

Suatu ketika, dalam Perang Badar, Rasulullah saw. pernah meminta pertolongan dari Allah Swt. dan berdoa kepada-Nya dengan begitu lama,  khusyuk dan sangat bersungguh-sungguh sehingga baju luar  Baginda jatuh. Lalu Abu Bakar ra. berkata kepada Beliau,

“Wahai Rasulullah, sudah cukup doamu kepada Tuhanmu. Sungguh, Dia akan menunaikan apa yang telah Dia janjikan kepadamu.” (HR Muslim, at-Tirmidzi dan Ahmad).

Abu Bakar benar. Allah Swt. kemudian memberikan kemenangan kepada Rasulullah saw. dan kaum Muslim dalam Perang Badar atas orang-orang kafir.

Ketika hijrah, Rasulullah saw. melepaskan ‘panah’ doa kepada Suraqah. Tiba-tiba, kuda Suraqah terperosok ke tanah setiap kali terkena ‘panah’ doa Rasulullah saw. Suraqah baru berhenti dari kesalahannya setelah berjanji kepada Rasulullah saw. dan Abu Bakar ra. bahwa ia akan membiarkan keduanya meneruskan perjalanan (HR al-Bukhari, Muslim dan Ahmad).

Dengan doa pula, Nabi Nuh as. beserta kaumnya diselamatkan oleh Allah Swt., sementara orang-orang kafir ditenggelamkan (QS al-Qamar [54]: 10-14); Nabi Yunus as. diselamatkan oleh Allah dari perut ikan paus (QS al-Anbiya’ [21]: 87-88); Nabi Ayub as. diangkat musibahnya oleh Allah (QS al-Anbiya’ [21]: 83-84); Nabi Musa as. diselamatkan oleh Allah dari buruan Fir’aun dan pasukannya (QS al-Qashash [28]: 21).

 

Contoh-contoh seumpama ini sangat banyak. Karena itu, doa tidak boleh diambil mudah. Para nabi dan rasul, termasuk Baginda Rasulullah saw. sendiri selalu berdoa, bahkan dengan kadar yang sangat luar biasa.

Sebab, selain merupakan bentuk ibadah kepada Allah, doa juga merupakan faktor penting bagi datangnya kebaikan, hilangnya keburukan, turunnya rahmat, terhapusnya penderitaan dan tercapainya kemenangan.

Karena itu, setiap aktivist Islam perlu selalu memanjatkan doa dan memohon kemenangan kepada Allah Swt. demi kejayaan Islam dan kemuliaan kaum Muslim. Jika ia ingin mengajak seseorang untuk berkomitmen dengan Islam, maka ia perlu berdoa kepada Allah agar memberinya hidayah melalui usaha dakwahnya. Jika ia telah membuat suatu rencana dakwah, hendaklah ia memperbanyak berdoa kepada Allah agar rencana dakwahnya berjaya.

Sungguh aneh kalau ada aktivist Islam yang jarang berdoa untuk kemuliaan Islam dan kemenangan dakwahnya. Lagi aneh jika ia tidak pernah mendoakan kedua orangtuanya, saudara-saudaranya, para sahabatnya dan kaum Muslim secara umum.

Sungguh aneh, jika ada aktivis Islam yang tidak pernah sekalipun mendoakan atau meminta keampunan untuk amir atau qiyâdah-nya, guru atau ustadznya—yang selama ini mengajarinya ilmu-ilmu agama dan membinanya—baik saat mereka hidup maupun setelah mereka meninggal dunia.

Padahal, lihatlah Imam Ahmad, yang selalu mendoakan Imam Syafii, gurunya, setiap selepas solat. Suatu ketika ia berkata kepada anak Imam Syafii, “Ayahmu adalah salah seorang dari enam orang yang selalu aku doakan setiap selepas shalat.”

Setiap aktivist Islam hendaklah mendoakan sesiapa saja yang pernah menyumbang untuk Islam; misalnya mereka yang pertama kali berdakwah ke jalan Allah di daerah, kolej atau negaranya. Dulu Kaab bin Malik ra. sering mendoakan Saad bin Zurarah ra. dan memintakan ampunan kepada Allah Swt. untuknya setiap kali mendengar azan solat Jumaat, sehingga anaknya bertanya,

 “Wahai ayahku, mengapa setiap kali mendengar azan solat Jumaat, Ayah mendoakan Saad bin Zurarah?” Kaab bin Malik membalas, “Wahai anakku, Saad bin Zurarah adalah orang yang pertama menguruskan solat Jumaat di Madinah.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan al-Hakim).

Setiap aktivist Islam perlu membiasakan diri mendoakan pendiri sekaligus perintis gerakan dakwahnya; para pendahulunya dalam jamaah dakwahnya yang telah meninggal dunia; amir dan qiyâdah-nya; para pengurus, musyrif dan para dâris; juga mendoakan seluruh aktivist Islam yang berjuang untuk menolong Islam dan kaum Muslim.

Aktivist Islam juga perlu selalu mendoakan tawanan Muslim di seluruh dunia. Mereka lebih berhak didoakan. Sebab, mereka banyak yang menderita dan mengalami pelbagai kesulitan yang berat; mereka berada di tangan musuh yang dapat melakukan apa-apa sahaja terhadap mereka.

Rasulullah saw. pernah melakukan doa qunut selama sebulan penuh ‘hanya’ untuk mendoakan tiga tawanan Muslim di Makkah. Ketika itu orang-orang musyrik menyiksa mereka dan memaksa mereka untuk murtad dari Islam. (HR al-Bukhari, Muslim dan Nasa’i).

Setiap aktivist Islam juga perlu selalu mendoakan keburukan atas musuh-musuh Islam yang memerangi Islam serta menghalang manusia dari jalan Allah. Mereka juga harus mendoakan keburukan atas pemimpin-pemimpin kafir, tokoh-tokoh sekular dan kroni-kroni mereka; sebagaimana dulu dilakukan oleh Rasulullah saw.

Beliau melakukan doa qunut sebulan penuh untuk mendoakan keburukan atas Ri’il, Dzakwan dan Ushaiyyah yang membunuh para Sahabat Beliau di Sumur Ma’unah (HR al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, an-Nasa’i dan Ahmad).

Beliau juga mendoakan keburukan atas Qisra Raja Parsi, yang mengoyakkan surat Baginda. Baginda berdoa kepada Allah agar mengoyakkan Kerajaan Qisra hingga hancur (HR al-Bukhari dan Ahmad).

Setiap aktivist Islam juga perlu selalu mendoakan orang-orang awam kaum Muslim agar mereka mendapat hidayah dan taufik serta kembali pada kebenaran dan jalan lurus; lebih khusus lagi mendoakan generasi muda kaum Muslim. Hal ini penting dilakukan demi meneladani Rasulullah saw. yang berdoa,

“Ya Allah, ampunilah kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak tahu.” (HR al-Bukhari, Ibnu Majah dan Ahmad).

Semua itu Baginda lakukan supaya semakin ramai manusia yang mendapatkan hidayah dan taufik hingga mereka masuk Islam, sekaligus menjadi pendukung dakwahnya, agar agama Allah ini cepat tersebar; hukum-hukumNya segera tertegak; dan ‘izzah al-Islâm wa al-Muslimîn segera terwujud.

Semoga bermanfaat.

Advertisements

Comments»

1. al-khawarizmi - May 21, 2009

doakan aku ibam sekali nnti….kita semua pon

2. JHaZKiTaRo - August 27, 2009

salam ramadhan dari ex-kmbian di bumi eire.. blog hopping.. rajin2, meh laa lompat2 ke my blog.. 🙂

3. miminapis - December 15, 2009

assalamualaikum,

saya bekas pelajar KMS. singgah disini.

akan ke NZ, insyaAllah?

mari singgah ke pre-departure program. 🙂

lawati
http://flyhigh.iluvislam.com/

mari segera mendaftar sebagai peserta! 🙂

nur syamimi mohamad napis.

4. iswandi - March 2, 2011

asalamualaikum..doa2 ini mmg baik dan mmg perlu di amalkan dan di kongsi utuk kebaikan bersama..izin kan saya mngambil doa ini untuk saya kongsikan dgn rakan2 saya..insyallah..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: